• KPU Mengucapkan terima kasih atas partisipasi anda yang telah menggunakan HAK PILIH dalam Pemilihan Presiden tahun 2014 •
Home >> Informasi >> Berita
   

Berita

Terpilihnya Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar Yang Amanah Desain Besar Sukses Pilgub Jabar 2013
08 November 20120
Penulis : Media Center KPU Jabar

Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2013, bagi KPU Jabar, secara teknis tidak sekedar berjalan sesuai ketentuan, berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan dan semakin berkualitas. Pemilih yang datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan menggunakan hak pilihpun semakin banyak. Indikator lainnya, adalah terpilihnya Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat yang amanah, mampu membangun Jawa Barat meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.

“Itu desain besarnya,” kata Sekretaris KPU Prov Jabar, Heri Suherman disela kegiatan pemantauan bersama Komisioner KPU RI Korwil Jabar, Ferry Kurnia Rizkyansyah dan  Sekjen KPU RI Suripto Bambang Setyadi dan Ketua KPU Jabar, Yayat Hidayat terkait pemungutan suara Pemilihan Walikota dan Wakil Wali Kota Cimahi 2012, Sabtu (8/9)

Sebelum melakukan pemantauan, Heri Suherman menyempatkan diri menggunakan Hak Pilihnya di TPS 78 Cibabat. Dirinya  tercatat sebagai warga RW 25 Kelurahan Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara dan terdaftar dalam DPT nomor urut 183.

Menyoal tentang mau atau tidaknya pemilih menggunakan hak pilihnya, dikatakannya, itu adalah hak dasar politik dari setiap WNI. KPU dalam hal ini tidak memiliki tanggung jawab, apalagi memaksa pemilih  untuk menggunakan haknya. Kewajiban KPU adalah memberikan informasi, kapan masyarakat yang punya hak pilih mau memberikan hak pilihnya. Bagaimana teknisnya, itu kewajiban KPU. “Jika informasi sudah sampai kepada seluruh hak pilih, kemudian hak pilih tidak mau menggunakan hak pilihnya, itu bukan lagi tanggung jawab KPU.

Diantara upaya teknis, terutama terkait Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang selalu menjadi persoalan sumber konflik, Heri juga menjelaskan, KPU Prov Jabar nantinya akan menerima Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4).  Heri mengharapkan, daftar ini selambat – lambatnya  27 September 2012 sudah diterima KPU Jabar. Beberapa pertemuan koordinasi bersama Pemprov pun telah dilakukan,  membicarakan bagaimana sebaiknya DP4 itu dan formatnya seperti apa. Pemprov sendiri dikatakannya, bertekad akan menyajikan  data yang se-valid mungkin, sehingga KPU Jabar nantinya memutahirkannya akan lebih mudah.

Berdasar data dari KPU Kabupaten dan Kota se-Jabar, jumlah penduduk Jawa Barat pada Pilgub Jabar 2013 diprediksi ada sebanyak 47.483.533 dengan 35.081.049 orang penduduk dewasa sebagai pemilih. Terbesar Kabupaten Bogor dengan 3.786.604 hak pilih, Kab Bandung (236.293), Kab Cirebon (2064.658) dan Kota Bandung (1.966.556).

Kelancaran dan suksesnya kegiatan penyelenggaraan, KPU Jabar melibatkan sedikitnya 626 petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan 5.953 petugas Panitia Pemungutan Suara (PPS) di tingkat Desa/Kelurahan.    

Heri berharap, seratus persen masyarakat yang punya hak pilih sudah ada di DP4. Meski sudah valid,  KPU bersama 74.553 orang Petugas Pemutahiran Data Pemilih (PPDP) yang sama dengan banyaknya jumlah TPS  (74.553), akan melakukan pencocokan penelitian (coklit) DP4 sesuai kenyataan. Setiap PPDP melakukan coklit hanya satu TPS.  PPDP nantinya harus mendatangi hak pilih langsung dari rumah ke rumah. Hasil coklit selanjutnya diserahkan ke PPS  Kelurahan/Desa untuk keperluan penyusunan Daftar Pemilih Sementara (DPS).

Bagi pemilih yang sudah terdaftar di DPS, PPDP akan memberikan tanda berupa stiker di setiap rumah. Cara ini masyarakat bisa mengecek sendiri, rumahnya sudah ditandai stiker atau belum. Jika sudah, artinya jaminan dirinya sudah masuk dalam DPS.

Selain diumumkan di PPS kelurahan dan desa, KPU Jabar juga akan menyediakan informasi DPS lewat internet. Masyarakat bisa mengaksesnya di http://www.kpu.jabarprov.go.id,  apakah dirinya sudah masuk dalam DPS atau belum. “Dengan upaya maksimal ini, mudah-mudahan tidak ada hak pilih yang tidak terdaftar.  Kita berharap, Jawa Barat tidak terjadi konflik seperti di daerah lain karena hak pilih tidak tidak terdaftar  dan lain sebagainya,” harapnya. (MC/KPUJBR)

Sumber : Media Center KPU Jabar | File : | Dibaca : 9182 x


Berita Lainnya

KPU Provinsi Jawa Barat melakukan koordinasi ke KPU Kabupaten Bandung
14 April 2015

KPU Provinsi Jawa Barat melakukan koordinasi ke KPU Kabupaten Bandung, Selasa (14/4), membahas kesiapan KPU Kabupaten Bandung dalam menghadapi Pilkada Serentak. Dipimpin oleh Anggota KPU Provinsi Jawa Barat, Nina Yuningsih,

KUNJUNGAN SEKRETARIS JENDERAL KPU RI KE KPU PROVINSI JAWA BARAT
11 April 2015

Pada hari Sabtu, 11 April 2015 Sekretaris Jenderal KPU RI, Arief Rahman Hakim, didampingi Kepala Biro SDM, Lucky Firnandy Majanto dan Kepala Bagian Pendidikan dan Latihan KPU RI, Binsar  mengadakan

STUDY SMU PLUS MUTHAHHARI KE KPU PROVINSI JAWA BARAT
09 April 2015

Pada hari Kamis, 9 April 2015 KPU Provinsi Jawa Barat menerima kunjungan dalam rangka study Siswa/Siswi beserta guru Pembimbing SMU Plus Muthahhari ke Kantor KPU Provinsi Jawa Barat Jl Garut

Bawaslu Desak KPU Terbitkan Aturan Dualisme Parpol
22 Maret 2015

JAKARTA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak hanya menyusun Peraturan KPU (PKPU). Akan tetapi harus menerbitkan aturan yang

 1 2 3 >  Last ›


 

Kontak


KOMISI PEMILIHAN UMUM
PROPINSI JAWA BARAT

Jl. Garut No.11 Bandung
Tlp / Fax : 022 7278809-12 fax
022 7215894

Copyright © KPU Provinsi Jabar 2012