• KPU Mengucapkan terima kasih atas partisipasi anda yang telah menggunakan HAK PILIH dalam Pemilihan Presiden tahun 2014 •
Home >> Informasi >> Berita
   

Berita

Unggul Di 12 Kecamatan Pemilukada Kota Yogya'Haryadi-Imam Memimpin
27 September 20110
Penulis : kr.co.id

sumber: beritasore.com

YOGYA (KR) - Pasangan calon (paslon) Walikota/Wakil Walikota Yogyakarta Drs H Haryadi Suyuti dan Imam Priyono DP SE MSi (Hati) hampir dipastikan memenangkan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada), Minggu (25/9). Pasangan nomor urut 3 ini mengungguli paslon lainnya, yakni Ahmad Hanafi Rais-Tri Harjun Ismaji (Fitri) serta Zuhrif Hudaya-Aulia Reza Bastian. Berdasar hasil penghitungan suara dari TPS-TPS dan quick count, pasangan yang diusung PDIP dan Partai Golkar sulit dikejar pasangan lainnya.
Meski menang, namun perolehan suara antara Hati dengan Fitri cukup ketat. Dari 14 kecamatan yang ada, Hati unggul di 12 kecamatan, masing-masing Danurejan, Gedongtengen, Gondokusuman, Gondomanan, Jetis, Kraton, Mantrijeron, Mergangsan, Ngampilan, Pakualaman, Tegalrejo, dan Wirobrajan. Pasangan Fitri yang diusung PAN, PPP, Partai Demokrat, Gerindra dan Koalisi Mataram hanya menang di 2 kecamatan, yakni Umbulharjo dan Kotagede. Sedangkan pasangan Zuhrif-Aulia  yang didukung PKS dan ‘pecahan’ Koalisi Mataram tidak unggul di setiap kecamatan.
Tipisnya perbedaan suara, sempat membuat ketar-ketir paslon Hati dan Fitri, sebelum kemudian kepastian penghitungan di setiap TPS dan quick count menunjukkan kemenangan Hati.
Hasil pemantauan KR di setiap TPS dan kecamatan, diperoleh hasil penghitungan sementara, pasangan nomor 1 Zuhrif-Aulia 20.779 (10,27 persen), 2 Fitri 83.917 (41,47 persen) dan 3. Hati 97.675 (48,26 persen). Sedangkan hasil quick count yang dilakukan KPU Kota dengan data 70 persen dari 838 jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) juga menunjukkan kemenangan paslon Hati. Penghitungan suara cepat ini dilakukan untuk menjawab rasa penasaran masyarakat serta sudah menjadi gambaran perolehan suara versi KPU. Dalam quick count ini suara paslon Hati mencapai 49,04 persen, Fitri 41,18 persen dan Zuhrif-Aulia 9,78 persen.
Anggota KPU Kota Yogyakarta, Titok Haryanto, kemarin petang menuturkan mekanisme cara perhitungan cepat yang dilakukan KPU dengan memberi formulir ke KPPS untuk diisi perolehan suara tiga paslon, selanjutnya formulir tersebut diserahkan ke PPK dan dikembalikan ke KPU sebagai dasar penghitungan cepat.
”Yang diinput KPU dalam quick count adalah data 70 persen dari jumah TPS total 838. Jadi data yang masuk ke quick count merupakan 70 persen suara di setiap kelurahan, maka sudah menjadi gambaran perolehan suara.
Persentase hampir sama dengan survei yang dilakukan Jaringan Suara Indonesia (JSI). Hasil survei yang diambil sampel dari 280 TPS, Hati meraih 48,38 persen, Fitri 41,97 persen dan Zuhrif-Aulia 9,65 persen.
Terhadap hasil suara ini yang menempatkan Hati unggul, Haryadi Suyuti menyatakan pihaknya berkomitmen memegang janji yang selama ini didengungkan saat dirinya terpilih menjadi Walikota Yogyakarta. Iapun mengaku kemenangannya tergolong tipis. Kemenangannya semata karena kerja keras dan gotong royong dari masyarakat pendukungnya selama ini. ”Proses ini belum selesai,

ini kan baru hasil sementara belum hasil penghitungan riil,” kata Haryadi Suyuti.
Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Sharif Cicip Sutardjo yang hadir di kediaman Haryadi mengungkapkan perjuangan untuk memenangkan pasangan Hati dijalani dengan proses yang panjang dan berat. Namun yang terpenting adalah Pemilukada di Yogya berlangsung lancar dan damai. 
DPD PDIP DIY menegaskan siap untuk ‘menjewer’  Haryadi Suyuti-Imam Priyono  jika tidak amanah dalam menjalankan tugas. Kepercayaan yang didapat dari rakyat harus dijawab dengan komitmen untuk peningkatkan kesejahteraan rakyat, sesuai dengan janji saat kampanye.
Wakil Ketua DPD PDIP DIY Untoro Hariyadi menyampaikan bahwa koalisi pemenangan Hati akan menjadi pendamping untuk mengawal pemerintahan pasangan yang diusung oleh PDIP dan Golkar ini. ”Kami membuktikan bahwa kearifan lokal masyarakat Yogya tetap terjaga,” ujarnya. (*)-a

Sumber : www.kr.co.id | File : | Dibaca : 14529 x

Berita Terkait


Berita Lainnya

Jadi Penanggung Jawab Pilkada, KPU Merasa Aneh
20 Februari 2015

JAKARTA – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hadar Nafis Gumay, menyatakan pihaknya siap melaksanakan perintah undang-undang dalam melaksanakan Pilkada yang menurut rencana akan digelar Desember 2015.

KPU: 71 Daerah Belum Anggarkan Pilkada 2015
20 Februari 2015

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum mencatat sebanyak 71 dari 272 daerah belum menganggarkan dana pemilihan gubernur, bupati dan wali kota secara serentak di Desember 2015.

RAPAT KERJA PIMPINAN KPU PROVINSI DENGAN KPU KABUPATEN/KOTA SE JAWA BARAT
18 Februari 2015

Bandung, 17  Pebruari2015, KPU Provinsi Jawa Barat melaksanakan Rapat Kerja Pimpinan KPU Provinsi dengan KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Barat di Aula KPU Provinsi Jawa BaratJln. Garut No. 11 Bandung. Rapat dihadiri

Husni Kamil Manik: Kami Siap Gelar Pilkada Serentak 2015
16 Februari 2015

Pada Selasa, 10 Februari lalu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) melaporkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahwa institusinya siap menyelenggarakan pemilihan kepala daerah serentak pada 2015 sesuai UU Nomor

 1 2 3 >  Last ›


 

Kontak


KOMISI PEMILIHAN UMUM
PROPINSI JAWA BARAT

Jl. Garut No.11 Bandung
Tlp / Fax : 022 7278809-12 fax
022 7215894

Copyright © KPU Provinsi Jabar 2012