• KPU Mengucapkan terima kasih atas partisipasi anda yang telah menggunakan HAK PILIH dalam Pemilihan Presiden tahun 2014 •
Home >> Informasi >> Berita
   

Berita

Kemendagri Kaji Pengesahan Hasil Pemilukada Kobar Usulan KPU Ditimbang, Sugianto-Eko Berpeluang
04 Agustus 20114
Penulis : jpnn.com

sumber: koranbogor.com
JAKARTA - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Reydonnizar Moenek menyatakan bahwa kementrian yang dipimpin Gamawan Fauzi itu tetap berkomitmen dalam menyelesaikan persoalan Pemilukada Kotawaringin Barat (Kobar) di Kalimantan Tengah. Menurut Reydonnizar, Mendagri akan tetap memedomani berita acara KPUD.

Hal tersebut disampaikan Reydonnizar terkait belum adanya pelantikan Bupati Kotawaringin Barat hasil Pemilukada Kobar. "Khusus terhadap sengketa Pemilukada Kotawaringin Barat, sepanjang belum ada keputusan hukum terbaru, maka Kementerian Dalam Negeri tentu menjadikan berita acara KPUD sebagai referensi, yakni Sugianto-Eko Sumarno sebagai pemenang pemilukada Kotawaringin Barat," kata Reydonnizar di Jakarta, Rabu (3/8).    

Kecuali, jika ada keputusan baru dari Mahkamah Konstitusi (MK) tentang Pemilukada Kobar. "Tapi itu jelas di luar kewenangan Kemdagri," imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, pada Februari 2011 Kemendagri sudah menerima surat hasil pleno KPU Kalteng. Hanya saja, pihak Kemendagri belum bisa menindaklanjuti lantaran hasil pleno KPU Kalteng menetapkan pasangan Sugianto-Eko Soemarno sebagai pemenang pemilukada hasil pemilukada 5 Juni. Padahal, sesuai putusan MK,pasangan Ujang Iskandar-Bambang Purwanto yang dinyatakan sebagai pemenang.

Sebelumnya, sengketa Pemilukada Kotawaringin Barat bermula dari kemenangan pasangan Sugianto-Eko Soemarno pertengahan tahun lalu. Namun pasangan Ujang Iskandar-Bambang Purwanto tidak menerima kekalahannya dan menggugat ke MK. Hasilnya, MK mendiskualifikasi kemenangan Sugianto-Eko Soemarno dan menetapkan pasangan Ujang-Bambang.

Namun salah satu saksi yang dihadirkan di persidangan MK, Ratna Mutiara, justru dilaporkan kubu Sugianto-Eko ke polisi. Ratna dianggap membuat kesaksian palsu. Ratna pun akhirnya menjadi tersangka dan diadili di Pengadilan Negeri Jakatrta Pusat.

PN Jakpus pun menghukum dengan lima bulan penjara karena terbukti memberi keterangan palsu di bawah sumpah ketika bersaksi di MK. Ratna menyatakan menerima Putusan PN Jakarta Pusat dan tidak mengajukan banding.(fas/jpnn)

Sumber : www.jpnn.com | File : | Dibaca : 28088 x


Berita Lainnya

SOSIALISASI PELAKSANAAN PEMILIHAN BUPATI DAN WALIKOTA TAHUN 2015
21 Januari 2015

Bandung, 15 Januari 2014. Komisi Pemilihan Umum Provinsi  Jawa Barat melaksanakan sosialisasi persiapan pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Walikota serentak pada tahun 2015 di Jawa Barat dengan Partai Politik peserta Pemilu

PELANTIKAN PEJABAT STRUKTURAL ESELON IV DI LINGKUNGAN SEKRETARIAT KPU KABUPATEN SUBANG DAN KOTA DEPOK
19 Januari 2015

Bandung @ Selasa, 20 Januari 2015 bertempat di Aula KPU Provinsi Jawa Barat telah berlangsung Pelantikan Pejabat Pejabat Eselon IV di Lingkungan Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota di Jawa Barat

UPACARA MEMPERINGATI HARI IBU
22 Desember 2014

Komisi Pemilihan Umum Jawa Barat melakukan upacara untuk memperingati hari Ibu. Upacara dipimpin oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Jawa Barat, dalam sambutannya beliau mengingatkan bahwa memperingati hari Ibu jangan dimaknai

KPU KOTA BOGOR MENDAPATKAN PENGHARGAAN TRANPARANSI INFORMASI PEMILU TINGKAT NASIONAL
18 Desember 2014

Komisi Pemilihan Umum RI menyelenggarakan Rapat Koordinasi Nasional yang dihadiri seluruh anggota KPU Provinsi dan KPU Kabupaten Kota seluruh Indonesia sekaligus memberikan penghargaan bagi KPU Provinsi dan KPU Kabupaten Kota 

 < 1 2 3 4 >  Last ›


 

Kontak


KOMISI PEMILIHAN UMUM
PROPINSI JAWA BARAT

Jl. Garut No.11 Bandung
Tlp / Fax : 022 7278809-12 fax
022 7215894

Copyright © KPU Provinsi Jabar 2012