• KPU Mengucapkan terima kasih atas partisipasi anda yang telah menggunakan HAK PILIH dalam Pemilihan Presiden tahun 2014 •
Home >> Informasi >> Berita
   

Berita

Pengganti 3 Anggota KPU Segera Ditunjuk
09 Juni 2011992
Penulis : Seputar Indonesia-mulyadi abdillah

sumber : wulanwahyuning.blogspot.com

MAKASSAR– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel segera menunjuk pengganti tiga anggota KPU daerah yang akan diberhentikan dari jabatannya.

Ketua KPU Sulsel Jayadi Nas mengatakan, pihaknya akan menggelar rapat pekan ini untuk membahas calon pengganti ketiga komisioner KPU tersebut. Rapat tersebut sekaligus menetapkan keputusan pemberhentian tiga anggota KPU sesuai rekomendasi yang dikeluarkan Dewan Kehormatan (DK) KPU Sulsel.

Tiga anggota KPU nonaktif yang akan diberhentikan itu, yakni Hamka Hidayat (KPU Palopo),Wahyuddin (KPU Bantaeng), dan Mutahar (Pangkep). Pemberhentian ketiganya dilakukan menyusul hasil penetapan DK KPU Sulsel.DK KPU yang dipimpin Prof Aminuddin Ilmar dan beranggotakan Ziaur Rahman Mustari dan Nusra Azis, merekomendasikan ketiga anggota KPU tersebut diberhentikan secara hormat.

‘’Kami akan membuat keputusan sesuai hasil rekomendasi DK,’’ ujar Jayadi Nas seusai menerima hasil rekomendasi DK KPU Sulsel,kemarin. Anggota KPU Pangkep nonaktif Mutahar dinyatakan tidak aktif selama tiga bulan berturut-turut karena terjerat kasus narkoba. Sementara itu, Hamka Hidayat memilih mundur dengan alasan demi menjaga independensi KPU Palopo mengingat sejumlah calon peserta Pilkada Palopo 2013 merupakan kerabat dekatnya.

Sementara Wahyuddin menyatakan mundur karena lulus sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS). Anggota DK KPU Sulsel Ziaur Rahman Mustari menjelaskan, pihaknya memberhentikan tiga anggota KPU tersebut karena dua alasan. Pertama, anggota bersangkutan sudah mengajukan surat permohonan pengunduran diri. Kedua, merujuk bukti-bukti berupa dokumen yang menyebutkan anggota bersangkutan tidak mengikuti rapat pleno selama tiga kali berturut-turut dalam kurun waktu tiga bulan.

‘’Dua pertimbangan itu yang menjadi dasar kami mengusulkan pemberhentian,” papar dia. Sementara itu, anggota KPU Sulsel Nusra Azis menambahkan, penentuan calon pengganti ketiga anggota KPU itu akan mengacu hasil panitia seleksi perekrutan anggota komisioner KPU yang digelar beberapa tahun lalu. “Kami tentu mengacu nomor urut. Kami akan melihat siapa calon yang berada pada nomor urut 6.Setelah itu,dilanjutkan dengan tahapan verifikasi, apakah masih bersyarat menjadi calon atau tidak sesuai perundang-undangan,’’ paparnya.

Informasi yang diperoleh SINDO, urutan ke-6 hasil seleksi anggota KPU Palopo ditempati Abdul Rahman Nur. Namun, dia diprediksi tidak memenuhi syarat karena saat ini dia terlibat menjadi pengurus salah satu partai politik (parpol). Dua calon lain yang berpeluang, yakni Abdul Hakim Jafar dan Andi Cenra. Sementara itu, calon pengganti Wahyuddin di KPU Bantaeng, yakni Olleng, yang juga mantan anggota KPU Bantaeng pada periode lalu

Sumber : www.makassarterkini.com | File : | Dibaca : 13469 x


Berita Lainnya

PRESS RELEASE
13 Juni 2008

Berdasarkan Surat Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat Nomor 8 Tahun 2008, salah satu agenda kerja tersebut adalah mensosialisasikan kepada seluruh komponen masyarakat di Jawa Barat, perihal tahapan- tahapan dalam proses pelaksanaan Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Tahun 2008.

KPU Serahkan Formulir Harta Kekayaan ke tiga pasangan Calon ke KPK , Anggota KPU Provinsi Jabar Memet Ahmad Hakim S.H. menjadi pembicara di Dephukham
13 Juni 2008

Dalam rangkaian tahapan Pencalonan Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur 2008, dimana kesempatan untuk melengkapi dan/atau memperbaiki syarat kelengkapan beserta lampirannya berakhir tanggal 6 Februari 2008, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat, menugaskan Kepala Sub Bagian Teknis, untuk menyerahkan Daftar kekayaan pribadi para calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, ke Komisi Pemberantasan Korupsi di Jakarta.

GUBERNUR JABAR LANTIK DRS. DEDDY S. WARMANA, S.H
13 Juni 2008

Bertempat di Aula Utama Gedung Sate, Pemprov. Jabar, Selasa, (12/2), Gubernur Jawa Barat, Drs. H. Danny Setiawan, M.Si, berkenan melantik Sekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat, yang baru, Drs. Deddy S. Warmana, S.H. Pelantikan ini sebagai langkah Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mensukseskan penyelenggaraan Pemilihan Umum Gubernur dan wakil Gubernur Jawa Barat 2008. Pelantikan yang dimaksud, juga dimaknai sebagai dorongan motivasi untuk senantiasa meningkatkan kualitas pengabdian kepada bangsa dan negara, sekaligus ibadah kepada Allah SWT.

REKRUITMEN PEMANTAU PILGUB JAWA BARAT
13 Juni 2008

Berdasarkan Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat Nomor 06 Tahun 2007 Tentang Petunjuk Teknis Tata Cara Pendaftaran Pemantau dan Teknis Pemantauan Serta Pencabutan Hak Sebagai Pemantau Dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Tahun 2008, terdapat beberapa persyaratan dan tata cara pendaftaran pemantau

‹ First  < 247 248 249 250 251 >  Last ›


 

Kontak


KOMISI PEMILIHAN UMUM
PROPINSI JAWA BARAT

Jl. Garut No.11 Bandung
Tlp / Fax : 022 7278809-12 fax
022 7215894

Copyright © KPU Provinsi Jabar 2012